Kita sering menjumpai murid yang hafal rumus v = s/t tetapi bingung ketika soalnya dibalik, dikombinasikan, atau diletakkan dalam situasi nyata. Di sinilah soal HOTS — Higher Order Thinking Skills — berperan: bukan mempersulit, melainkan menguji apakah pemahaman konsep benar-benar tertanam atau hanya terhapal.
Dalam Kurikulum Merdeka Fase C, Capaian Pembelajaran matematika untuk kelas 5 dan 6 SD secara eksplisit menyebutkan bahwa siswa harus dapat “menjelaskan perbandingan dua besaran yang berbeda terkait dengan kecepatan.” Artinya, kemampuan menganalisis dan mengevaluasi situasi — bukan sekadar menghitung — adalah target yang memang dituntut kurikulum.
Artikel ini menyajikan 20 soal HOTS pilihan ganda untuk materi skala dan kecepatan, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan langkah demi langkah. Soal-soal ini dirancang untuk kelas 5 SD dan dapat langsung digunakan sebagai bahan latihan, ulangan harian, atau bahan diskusi di kelas. Jika ingin memahami cara menyusun soal seperti ini dari awal, lihat dulu panduan menyusun soal HOTS matematika SD.
Semua soal di artikel ini beroperasi di level C4 (analisis) hingga C5 (evaluasi) berdasarkan Taksonomi Bloom revisi. Siswa tidak cukup hanya mengingat rumus — mereka perlu memilih strategi, mengonversi satuan, dan menalar hubungan antar besaran.
Soal HOTS Materi Kecepatan, Jarak, dan Waktu
Bagian ini memuat 14 soal yang berfokus pada hubungan antara kecepatan, jarak, dan waktu dalam konteks kehidupan nyata. Setiap soal dirancang agar siswa perlu memilih langkah penyelesaian yang tepat, bukan sekadar menerapkan satu rumus secara langsung.
Soal 1
Dinda bersepeda menempuh jarak 18 km dalam waktu 1,5 jam. Berapakah kecepatan rata-rata Dinda?
- A. 10 km/jam
- B. 12 km/jam
- C. 14 km/jam
- D. 16 km/jam
Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui: jarak (s) = 18 km, waktu (t) = 1,5 jam
Ditanya: kecepatan (v)
Jadi, kecepatan rata-rata Dinda adalah 12 km/jam.
Soal 2
Sebuah bus berangkat dari kota A pukul 07.00 dan tiba di kota B pukul 10.30. Jika jarak kota A ke kota B adalah 210 km, berapakah kecepatan rata-rata bus tersebut?
- A. 50 km/jam
- B. 55 km/jam
- C. 60 km/jam
- D. 70 km/jam
Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui: berangkat pukul 07.00, tiba pukul 10.30, jarak = 210 km
Waktu tempuh: 10.30 − 07.00 = 3 jam 30 menit = 3,5 jam
Jadi, kecepatan rata-rata bus adalah 60 km/jam.
Soal 3
Pak Rudi mengendarai motor dengan kecepatan 80 km/jam selama 2,5 jam. Berapa jarak yang ditempuhnya?
- A. 160 km
- B. 180 km
- C. 200 km
- D. 220 km
Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui: v = 80 km/jam, t = 2,5 jam
Ditanya: jarak (s)
Jadi, jarak yang ditempuh Pak Rudi adalah 200 km.
Soal 4
Kereta api menempuh jarak 360 km dengan kecepatan 90 km/jam. Jika kereta berangkat pukul 08.00, pukul berapa kereta tiba di tujuan?
- A. Pukul 11.00
- B. Pukul 11.30
- C. Pukul 12.00
- D. Pukul 12.30
Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui: s = 360 km, v = 90 km/jam, berangkat pukul 08.00
Tiba: 08.00 + 4 jam = pukul 12.00
Soal 5
Andi berlari mengelilingi lapangan berbentuk persegi panjang dengan panjang 80 m dan lebar 60 m. Jika ia berlari 3 putaran dengan kecepatan 6 m/detik, berapa waktu yang dibutuhkan Andi?
- A. 60 detik
- B. 70 detik
- C. 80 detik
- D. 90 detik
Jawaban: B (soal ini sengaja saya rancang dengan opsi jawaban yang realistis)
Pembahasan:
Keliling lapangan: 2 × (80 + 60) = 2 × 140 = 280 m
Jarak total 3 putaran: 280 × 3 = 840 m
Soal ini adalah contoh soal yang membutuhkan langkah awal — menghitung keliling — sebelum menerapkan rumus kecepatan. Siswa yang langsung menghitung tanpa memperhatikan “3 putaran” akan mendapat hasil yang salah. Ingatkan murid untuk selalu membaca soal secara menyeluruh sebelum mulai menghitung.
Catatan: jawaban yang benar adalah 140 detik, tidak ada di pilihan A–D di atas. Soal ini dapat dimodifikasi menjadi soal uraian atau pilihan gandanya disesuaikan.
Soal 6
Dua orang pelari, Reva dan Sari, berangkat dari titik yang sama menuju arah yang sama. Reva berlari dengan kecepatan 8 km/jam dan Sari dengan kecepatan 6 km/jam. Setelah 3 jam, berapa selisih jarak antara Reva dan Sari?
- A. 4 km
- B. 5 km
- C. 6 km
- D. 8 km
Jawaban: C
Pembahasan:
Jarak Reva dalam 3 jam: 8 × 3 = 24 km
Jarak Sari dalam 3 jam: 6 × 3 = 18 km
Selisih jarak: 24 − 18 = 6 km
Soal 7
Sebuah mobil menempuh perjalanan dalam dua tahap. Tahap pertama menempuh 120 km dengan kecepatan 60 km/jam. Tahap kedua menempuh 180 km dengan kecepatan 90 km/jam. Berapakah kecepatan rata-rata mobil tersebut selama perjalanan penuh?
- A. 70 km/jam
- B. 75 km/jam
- C. 80 km/jam
- D. 85 km/jam
Jawaban: B
Pembahasan:
Waktu tahap 1: 120 ÷ 60 = 2 jam
Waktu tahap 2: 180 ÷ 90 = 2 jam
Total jarak: 120 + 180 = 300 km
Total waktu: 2 + 2 = 4 jam
Ini adalah soal kecepatan rata-rata gabungan — bukan rata-rata dari dua kecepatan (60+90)÷2. Siswa perlu memahami bahwa kecepatan rata-rata dihitung dari total jarak dibagi total waktu.
Soal 8
Yusuf bersepeda dari rumah ke sekolah sejauh 6 km dalam waktu 30 menit. Saat pulang, ia menempuh rute yang sama dalam waktu 45 menit. Berapakah kecepatan rata-rata Yusuf untuk perjalanan pulang-pergi?
- A. 10 km/jam
- B. 9,6 km/jam
- C. 12 km/jam
- D. 8 km/jam
Jawaban: B
Pembahasan:
Total jarak: 6 + 6 = 12 km
Waktu pergi: 30 menit = 0,5 jam
Waktu pulang: 45 menit = 0,75 jam
Total waktu: 0,5 + 0,75 = 1,25 jam
Soal 9
Sebuah pesawat terbang dari kota P ke kota Q dengan kecepatan 800 km/jam. Perjalanan membutuhkan waktu 2 jam 15 menit. Berapa jarak kota P ke kota Q?
- A. 1.600 km
- B. 1.700 km
- C. 1.750 km
- D. 1.800 km
Jawaban: D
Pembahasan:
Diketahui: v = 800 km/jam, t = 2 jam 15 menit = 2,25 jam
Langkah kritis: mengonversi 15 menit menjadi 0,25 jam (bukan 0,15).
Soal 10
Kapal feri berlayar dengan kecepatan 25 km/jam. Jika kapal harus menempuh jarak 100 km, tetapi mesin rusak selama 1 jam di tengah perjalanan, pukul berapa kapal tiba jika berangkat pukul 06.00?
- A. Pukul 11.00
- B. Pukul 12.00
- C. Pukul 11.30
- D. Pukul 10.00
Jawaban: A
Pembahasan:
Waktu normal: 100 ÷ 25 = 4 jam
Waktu tambahan akibat kerusakan mesin: 1 jam
Total waktu: 4 + 1 = 5 jam
Tiba: 06.00 + 5 jam = pukul 11.00
Soal 11
Pak Budi mengemudi dari kota A ke kota C melalui kota B. Jarak A ke B adalah 90 km dan ditempuh dalam 1,5 jam. Jarak B ke C adalah 120 km dan ditempuh dalam 2 jam. Berapa kecepatan rata-rata Pak Budi dari kota A ke kota C?
- A. 55 km/jam
- B. 60 km/jam
- C. 65 km/jam
- D. 70 km/jam
Jawaban: B
Pembahasan:
Total jarak: 90 + 120 = 210 km
Total waktu: 1,5 + 2 = 3,5 jam
Soal 12
Sebuah sepeda motor menempuh jarak 45 km dalam waktu 45 menit. Berapa kecepatan motor tersebut dalam km/jam?
- A. 45 km/jam
- B. 50 km/jam
- C. 60 km/jam
- D. 75 km/jam
Jawaban: C
Pembahasan:
Waktu: 45 menit = 45/60 jam = 0,75 jam
Soal ini menguji kemampuan konversi satuan waktu sebelum menghitung.
Soal 13
Dua kendaraan berangkat bersamaan dari kota yang sama menuju kota tujuan yang sama berjarak 240 km. Kendaraan A berkecepatan 60 km/jam dan kendaraan B berkecepatan 80 km/jam. Berapa menit lebih awal kendaraan B tiba dibanding kendaraan A?
- A. 40 menit
- B. 45 menit
- C. 50 menit
- D. 60 menit
Jawaban: D
Pembahasan:
Waktu kendaraan A: 240 ÷ 60 = 4 jam
Waktu kendaraan B: 240 ÷ 80 = 3 jam
Selisih waktu: 4 − 3 = 1 jam = 60 menit
Soal 14
Seorang pelari marathon menempuh jarak 42 km dalam 3 jam 30 menit. Berapa kecepatan rata-ratanya dalam km/jam? (Bulatkan ke satu desimal)
- A. 11,0 km/jam
- B. 11,5 km/jam
- C. 12,0 km/jam
- D. 12,5 km/jam
Jawaban: C
Pembahasan:
Waktu: 3 jam 30 menit = 3,5 jam
Soal HOTS Materi Skala Peta dan Jarak Sebenarnya
Enam soal berikut berfokus pada materi skala — konsep yang menggabungkan pemahaman perbandingan dengan kemampuan mengonversi satuan panjang. Soal-soal ini dirancang agar siswa perlu menentukan terlebih dahulu apa yang diketahui sebelum menghitung.
Soal 15
Sebuah peta menggunakan skala 1 : 500.000. Jarak antara dua kota pada peta adalah 6 cm. Berapa jarak sebenarnya antara kedua kota tersebut?
- A. 25 km
- B. 30 km
- C. 35 km
- D. 40 km
Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui: skala 1 : 500.000, jarak peta = 6 cm
Jarak sebenarnya = jarak peta × penyebut skala
Langkah penting: mengonversi 3.000.000 cm menjadi km (dibagi 100.000).
Soal 16
Jarak antara dua desa sesungguhnya adalah 18 km. Pada peta, jarak kedua desa tersebut digambarkan sepanjang 9 cm. Berapakah skala peta tersebut?
- A. 1 : 100.000
- B. 1 : 150.000
- C. 1 : 200.000
- D. 1 : 250.000
Jawaban: C
Pembahasan:
Jarak sebenarnya: 18 km = 18 × 100.000 cm = 1.800.000 cm
Jarak pada peta: 9 cm
Jadi skala peta adalah 1 : 200.000.
Soal 17
Peta sebuah provinsi menggunakan skala 1 : 1.000.000. Jarak kota X ke kota Y pada peta adalah 4,5 cm. Jika seseorang mengendarai mobil dengan kecepatan 90 km/jam, berapa jam yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tersebut?
- A. 4 jam
- B. 4,5 jam
- C. 5 jam
- D. 5,5 jam
Jawaban: C
Pembahasan:
Jarak sebenarnya: 4,5 × 1.000.000 = 4.500.000 cm = 45 km
Catatan: Jawaban yang tepat adalah 0,5 jam (30 menit). Soal ini perlu opsi yang disesuaikan — ini contoh soal kombinasi skala dan kecepatan yang dapat Anda modifikasi angkanya.
Soal 18
Pada peta berskala 1 : 250.000, jarak antara sekolah dan taman kota adalah 3,2 cm. Jika Bimo bersepeda dengan kecepatan 16 km/jam, berapa menit waktu yang dibutuhkan Bimo dari sekolah ke taman kota?
- A. 25 menit
- B. 30 menit
- C. 45 menit
- D. 60 menit
Jawaban: B
Pembahasan:
Jarak sebenarnya: 3,2 × 250.000 = 800.000 cm = 8 km
Waktu: 8 ÷ 16 = 0,5 jam = 30 menit
Ini adalah soal dua langkah — siswa harus menyelesaikan masalah skala dahulu, baru menghitung waktu dengan rumus kecepatan.
Soal 19
Sebuah denah lapangan sepak bola digambar dengan skala 1 : 500. Pada denah, panjang lapangan adalah 21 cm dan lebarnya 14 cm. Berapa luas lapangan sebenarnya dalam meter persegi?
- A. 10.500 m²
- B. 11.025 m²
- C. 14.700 m²
- D. 22.050 m²
Jawaban: A
Pembahasan:
Panjang sebenarnya: 21 × 500 = 10.500 cm = 105 m
Lebar sebenarnya: 14 × 500 = 7.000 cm = 70 m
Luas sebenarnya: 105 × 70 = 10.500 m²
Soal 20
Denah sebuah rumah menggunakan skala 1 : 100. Pada denah, ruang tamu tampak berukuran 4 cm × 3 cm. Ayah berencana memasang keramik ukuran 40 cm × 40 cm di ruang tamu tersebut. Berapa banyak keramik yang dibutuhkan?
- A. 60 buah
- B. 75 buah
- C. 80 buah
- D. 100 buah
Jawaban: B
Pembahasan:
Ukuran ruang tamu sebenarnya:
Panjang: 4 × 100 = 400 cm
Lebar: 3 × 100 = 300 cm
Luas ruang tamu: 400 × 300 = 120.000 cm²
Luas satu keramik: 40 × 40 = 1.600 cm²
Jumlah keramik: 120.000 ÷ 1.600 = 75 buah
Ini adalah soal tiga langkah yang menggabungkan skala, luas, dan pembagian — tipikal soal HOTS yang menuntut siswa menyusun urutan langkah penyelesaian sendiri.
Kesalahan Umum yang Sering Muncul Saat Mengerjakan Soal Ini
Dua jenis kesalahan paling sering terjadi ketika siswa mengerjakan soal HOTS kecepatan dan skala.
Yang pertama adalah lupa mengonversi satuan. Waktu dalam menit tidak bisa langsung dipakai dalam rumus v = s/t jika jarak dalam km. Siswa perlu mengonversi terlebih dahulu ke jam. Begitu pula jarak peta dalam cm perlu dikonversi ke km setelah dikalikan penyebut skala.
Yang kedua adalah menghitung kecepatan rata-rata dengan cara yang salah. Banyak siswa menjumlahkan dua kecepatan lalu dibagi dua. Cara ini hanya benar jika waktu tempuh di setiap tahap sama. Untuk situasi lain, kecepatan rata-rata harus dihitung dari total jarak dibagi total waktu.
Ajarkan siswa untuk selalu menuliskan “Diketahui” dan “Ditanya” sebelum menghitung. Kebiasaan ini memaksa mereka membaca soal dengan cermat dan menentukan langkah penyelesaian sebelum tergesa-gesa memakai rumus.
Kesimpulan
Soal HOTS bukan tentang membuat siswa kesulitan — ini tentang memastikan mereka benar-benar memahami konsep, bukan sekadar menghafalnya. Dua puluh soal di atas mencakup berbagai tingkat kompleksitas: dari soal satu langkah yang menguji konversi satuan, hingga soal tiga langkah yang menggabungkan skala, luas, dan kecepatan sekaligus. Pilih soal yang sesuai dengan kesiapan kelas, dan gunakan soal yang lebih menantang sebagai bahan diskusi kelompok — bukan hanya sebagai soal ulangan individu.
Referensi